Langsung ke konten utama

... Dialah Panutan


Jujur mengajarkan saya untuk tidak mengambil hak orang lain. dan dialah panutan.

Dermawan mengajarkan saya untuk berbagi dengan sesame walaupun kecil tapi menjadi berkah dan dialah panutan

Bijak mengajarkan saya untuk menghormati yang senior dan menghargai yang junior. Dan dialah panutan.

Sabar mengajarkan saya untuk bias mengalah,  bersikap lembut, bermurah hati, tak segan menunggu. Dan dialah panutan.

Tangguh mengajarkan saya untuk selalu siap menghadapi situasi terberat. Bagaimana pun dan seberat apapun masalah yang di hadapi tetap harus di lewati dengan sikap gagah dan pantang menyerah. Dan dialah panutan.

Setia mengajarkan saya untuk focus pada satu hal yang menjadi keyakinan hidup. Terus menjaga, melindungi dan bersama dalam keadaan dan kondisi apapun. Dan dialah panutan.

Kreatif mengajarkan saya untuk memberikan nuansa baru dan tak pernah menyerah untuk berinovasi menggali potensi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Dan dialah panutan

Diam mengajarkan saya untuk membaca situasi, menempatkan diri dan efektif dalam mengambil suatu sikap. karena diam adalah emas. Dan dialah panutan

Ramah mengajarkan saya untuk selalu tersenyum dan berefek pada kecintaan orang lain dengan pribadi diri kita. Dan dialah panutan.

Sederhana mengajarkan saya untuk bersikap apa adanya, tak di buat-buat dan berlebihan. Dan dialah panutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menganalisa Persentase Bangunan dan Material

"Dita, mulai sekarang kamu sering-sering ke belakang ya. Lihat lapangan lalu analisis persentase pembangunan rumah-rumah yang sedang kita bangun buatkan juga saya laporan total material Yang terpakai. Tidak hanya melihat patokan RAB saja ya."   Begitulah kira-kira kalimat yang diucapkan atasan saya beberapa bulan kebelakang. Well, dengan kata lain mulai hari itu tugas saya di kantor bertambah, "Wadaww! gaji saya kapan nambah pak?" *Twew* dumel saya dalam hati.  Awalnya memang saya merasa ga ikhlas sih nerima kerjaan ini. Selain karena "ehem"-nya saya juga takut kerjaan saya jadi banyak yang keteteran gara-gara ini. Apalagi saya sering sekali melakukan keteledoran: by my own admission that is a bad habit . Uh! apalagi kalau di tambah seperti ini sudah tentu ingin nangis (cengeng, buk!)   Tapi ah, gimana mau tahu kemampuan diri kalau belum mencobanya. Kalau salah kan bukan berarti 100% kesalahan saya toh, ini bukan pekerjaan pokok saya. Lagipul...

TEORI ASAL USUL KEHIDUPAN

Teori asal usul kehidupan di bagi kedalam dua bagian, diantaranya : 1. Teori Abiogenesis          yaitu bahwa mahluk hidup berasal dari mahluk tak hidup. Tokoh yang menprakarsai teori tersebut adalah Aristoteles, tokoh pendukung teori ini diantaranya; Antonyvan Leeuwenhook dan John Needham. Contoh percobaan Abiogenesis 2. Teori Biogenis          yaitu bahwa semua kehidupan berasal dari sel telur ( omne vivum ex ivo), semua sel telur berasal dari kehidupan (omne ovum ex vivo), semua kehidupan berasal dari kehidupan ( omne vivum ex vivo ) . Teori tersebut berdasarkan pada percobaan yang dilakukan pada percobaan kontrol dan percobaan perlakuan. Tokoh yang memprakarsai teori tersebut adalah F. Redy, Lazzaro Spalanzoni, Louis Paster. Contoh percobaan Biogenesis. 1. Percobaan F. Redy  2. Percobaan Lazzaro Spalanzani 3. Percobaan Louis Pasteur 

Tentang 11 Januari

Foto : Internet Inilah kami saat bersama setelah ikrar suci yang kami ucapkan di 11 Januari tiga tahun silam. Bagi saya 3 tahun waktu yang cukup untuk bisa saling memahami satu sama lain.  Kami biasa melewatkan waktu pagi setelah sholat shubuh dengan duduk santai berdua di gazeboo ditemani coklat panas, donat toping keju dan embun pagi untuk sekedar berdiskusi tentang toko kue yang kami bangun bersama sejak tahun 2010, lalu pekerjaan utama kami sebagai karyawan saya di perusahaan developer dan dia di bidang advertisiment . Dialah imamku dan akan menjadi ayah dari anak-anakku kelak. Kami memang belum dianugrahi mahluk-mahluk kecil namun kami berkeyakinan suatu saat mahluk kecil itu akan datang dan meramaikan rumah kami.  Kali ini saya akan membuat pengakuan, kali ini saya ingin berseru, " Saya bangga dan akan selalu bangga punya dia!".  Mungkin ini terkesan berlebihan tapi itulah yang saya rasakan dia selalu setia menemani saya, dia yang memberikan motivasi...