Langsung ke konten utama

Aku Cuma Ingin Kamu Sembuh :'(

Aku sering berucap doa dalam hati, berharap Tuhan mendengar dan mengijabah doaku.

Satu pintaku yang terpenting di bulan Desember ini,

Aku ingin dia sembuh.

Dia adalah teman terbaik dalam hidupku, aku mengenalnya sangat dekat sekali.

Dia ada ketika aku butuh, dia begitu lembut menghadapi sikap kerasku.

Dia pandai membuat aku tertawa.

Tapi kini, aku menangis untuknya,

Aku menangis melihat kondisinya saat ini.

Dihadapannya aku berusaha tegar dan bersikap biasa-biasa saja, namun hatiku terisak ketika harus terus menerus melihat dia menggaruk-garuk badannnya.

Awalnya hanya kaki dan tangan, tapi sekarang bintik-bintik merah itu sudah menyebar hampir keseluruh tubuhnya.

Dia mengeluhkan keadaannya itu, “rasanya gatal sekali, seperti mau mati… Gatall sekali ya Allah……”

Kata-kata itu yang aku ingat ketika penyakit gatal itu menyerang ke daerah selangkangnya.

Dan kini bintik-bintik itu bertumbuhan di daerah pergelangan tangan, sela-sela jari kaki dan lehernya.

Setiap aku bertemu dengannya, aku bukan melihat perkembangan yang membaik tapi justru memburuk.

Aku pernah menanyakan penyakit apa yang sebenarnya ia derita,

Ia dijelaskan oleh dokter bahwa ia terserang scabies atau gudik.

Scabies itu semacam kutu kecil yang membuat terowongan tepat dilapisan bawah kulit ari.
Scabies betina bertelur dan terus membuat terowongan di tubuh penderita.  Dengan fase pertumbuhan 3- 5 hari.
Begitulah kira-kira penjelasannya.

Aku pun sebenarnya tidak paham soal ini dan tidak mau mengerti tentang ini.

Yang aku inginkan hanyalah kesembuhannya.

Aku ingin dia kembali seperti dulu.
“Ya Allah, aku hanya ingin dia sembuh”


cerita dari teman terdekat ditadwilestari *

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menganalisa Persentase Bangunan dan Material

"Dita, mulai sekarang kamu sering-sering ke belakang ya. Lihat lapangan lalu analisis persentase pembangunan rumah-rumah yang sedang kita bangun buatkan juga saya laporan total material Yang terpakai. Tidak hanya melihat patokan RAB saja ya."   Begitulah kira-kira kalimat yang diucapkan atasan saya beberapa bulan kebelakang. Well, dengan kata lain mulai hari itu tugas saya di kantor bertambah, "Wadaww! gaji saya kapan nambah pak?" *Twew* dumel saya dalam hati.  Awalnya memang saya merasa ga ikhlas sih nerima kerjaan ini. Selain karena "ehem"-nya saya juga takut kerjaan saya jadi banyak yang keteteran gara-gara ini. Apalagi saya sering sekali melakukan keteledoran: by my own admission that is a bad habit . Uh! apalagi kalau di tambah seperti ini sudah tentu ingin nangis (cengeng, buk!)   Tapi ah, gimana mau tahu kemampuan diri kalau belum mencobanya. Kalau salah kan bukan berarti 100% kesalahan saya toh, ini bukan pekerjaan pokok saya. Lagipul...

TEORI ASAL USUL KEHIDUPAN

Teori asal usul kehidupan di bagi kedalam dua bagian, diantaranya : 1. Teori Abiogenesis          yaitu bahwa mahluk hidup berasal dari mahluk tak hidup. Tokoh yang menprakarsai teori tersebut adalah Aristoteles, tokoh pendukung teori ini diantaranya; Antonyvan Leeuwenhook dan John Needham. Contoh percobaan Abiogenesis 2. Teori Biogenis          yaitu bahwa semua kehidupan berasal dari sel telur ( omne vivum ex ivo), semua sel telur berasal dari kehidupan (omne ovum ex vivo), semua kehidupan berasal dari kehidupan ( omne vivum ex vivo ) . Teori tersebut berdasarkan pada percobaan yang dilakukan pada percobaan kontrol dan percobaan perlakuan. Tokoh yang memprakarsai teori tersebut adalah F. Redy, Lazzaro Spalanzoni, Louis Paster. Contoh percobaan Biogenesis. 1. Percobaan F. Redy  2. Percobaan Lazzaro Spalanzani 3. Percobaan Louis Pasteur 

Tentang 11 Januari

Foto : Internet Inilah kami saat bersama setelah ikrar suci yang kami ucapkan di 11 Januari tiga tahun silam. Bagi saya 3 tahun waktu yang cukup untuk bisa saling memahami satu sama lain.  Kami biasa melewatkan waktu pagi setelah sholat shubuh dengan duduk santai berdua di gazeboo ditemani coklat panas, donat toping keju dan embun pagi untuk sekedar berdiskusi tentang toko kue yang kami bangun bersama sejak tahun 2010, lalu pekerjaan utama kami sebagai karyawan saya di perusahaan developer dan dia di bidang advertisiment . Dialah imamku dan akan menjadi ayah dari anak-anakku kelak. Kami memang belum dianugrahi mahluk-mahluk kecil namun kami berkeyakinan suatu saat mahluk kecil itu akan datang dan meramaikan rumah kami.  Kali ini saya akan membuat pengakuan, kali ini saya ingin berseru, " Saya bangga dan akan selalu bangga punya dia!".  Mungkin ini terkesan berlebihan tapi itulah yang saya rasakan dia selalu setia menemani saya, dia yang memberikan motivasi...